Perlukah Melengkapi Data Pribadi di Internet?

132 views

Halo semuanya, berhubung sekarang masih dalam suasana tahun baru, gue sebagai admin sekaligus penulis di blog ini ingin mengucapkan selamat tahun baru buat pembaca semua, semoga di tahun ini kita semua diberi kemudahan, kelancaran, dan kesehatan yang berlimpah, serta semua resolusi kita di 2017 ini bisa tercapai.

Berhubung ini adalah postingan pertama gue di blog ini sekaligus yang pertama kali nya di tahun 2017 setelah ditahun sebelumnya blog blog gue yang lain kandas karena diterpa badai (baca: kehilangan semangat (lagi)), gue akhirnya memutuskan untuk memulai semuanya dari awal lagi. Nah, kali ini gue akan bahas tentang sosial media, atau beberapa orang bilang media sosial, tapi terserah lah, intinya sosial media ini ibarat ruang publik di dunia maya, dunia yang begitu luas, yang semua orang bisa akses dengan mudah.

sosial media

image by maxmanroe.com

 Siapa sih yang saat ini belum punya akun di sosmed, menurut gue hampir 85% orang sudah mengenal internet, dan sudah jelas minimal punya satu akun media sosial entah itu akun Facebook, Twitter, Instagram, Path, dan masih banyak yang lainnya. Tapi disini gue gak perduli para pembaca semua punya berapa banyak akun di sosmed yang gue juga yakin beberapa diantara pembaca bikin akun cuma karena ikut ikutan, biar kalo ditanya sama temen, “coy, id Instagram lu apaan?”, se-enggaknya ente bisa kasih liat walaupun akun ente gak ada yang follow, hayo ngaku siapa yang kaya gini. hahahaha. (gue juga sih).

Baca Juga  10 Negara Dengan Internet Paling Lambat di Dunia

Apakah perlu melengkapi data pribadi?

Nah, pembaca semua pasti inget waktu pertama kali daftar atau bahasa kerennya registrasi di sosmed kan, diawal registrasi pasti kita diharuskan memasukkan data-data diri kita, seperti nama lengkap, tanggal lahir, jenis kelamin, alamat, sekolah dimana, pacarnya siapa , dan masih banyak lagi deh, dan kalo gue liat malah lebih kaya kita kalau mau bikin ktp ya kan.

Yang akan gue bahas kali ini sekaligus berbagi cerita sama pembaca semua adalah, haruskah atau perlukah kita mengisi data-data pribadi tersebut dan apakah aman?, ini sebenernya sempet terlintas dalam pikiran gue dulu waktu pertama kali buat akun email sekitar tahun 2009, disitu gue ketakutan setengah mati karena gue baru aja memperkenalkan diri gue kepada dunia melalui media internet, entah apa mungkin cuma gue yang ketakutan kaya gini atau memang cuma gue sendirian. (wtf).

Mungin pembaca semua bingung kenapa sih lebay banget, cuma bikin email aja sampe sebegitunya, sebenernya yang bikin gue takut waktu itu adalah gimana kalo data-data yang gue input waktu registrasi email itu disalah gunakan sama orang-orang jahat, nanti mereka jadi tahu lokasi gue, alamat rumah gue, usia gue, dan nanti gue bakal diculik buat dijadiin tumbal (emangnya siapa yang perduli -_-). Dan akhirnya keesokan hari nya gue balik lagi ke warnet buat cari cara gimana cara hapus akun itu.

Kembali ke topik utama, haruskah atau perlukah kita memasukkan data-data pribadi kita dengan lengkap di sosial media dan apakah aman?, jaman sekarang sangat gampang buat nemuin informasi pribadi sesorang lewat akun media sosialnya. seperti yang sudah gue kemukakan diatas. Kita bisa tau seseorang tinggal dimana, usianya berapa, suka nya main apa, sekolah dimana, jadi Internet atau media sosial itu ibarat papan pengumuman yang isinya ktp dimana semua orang bisa baca dan bisa liat.

Baca Juga  10 Negara Dengan Internet Tercepat di Dunia

Apakah data pribadi kita aman?

Di jaman serba digital ini banyak orang-orang yang memanfaatkan informasi-informasi tersebut buat mengambil keuntungan pribadi, pertanyaannya, apa mungkin data-data tersebut bisa dijadikan lahan bisnis?, jawabannya sangat jelas, BISA!. Pembaca semua pasti pernah baca berita kasus penipuan, dimana menggunakan foto seseorang untuk menipu, membuat akun palsu dengan data-data yang diperoleh dari akun orang lain, dan masih banyak lagi.

keamanan data sosial media

image by mybroadband.co.za

Bagaimana cara menyikapinya?

Belajar dari kejadian-kejadian yang kurang mengenakkan tersebut, kita semua harus lebih bijak lagi dalam bersosial media, beberapa orang atau bahkan mungkin sebagian besar orang kurang perduli dengan privasi dan data pribadi yang diunggah ke Internet, seperti alamat rumah, nomor telepon pribadi, foto-foto seksi. Kita gak pernah tau apakah orang yang melihat data tersebut ada yang akan berniat buruk kepada kita.

Tidak jarang juga marak kasus kejahatan seperti penculikan yang berawal dari media sosial, para penculik saat ini tidak jarang yang mencari korban melalui media sosial, mereka bisa mengetahui informasi pribadi dari data yang kita masukkan sendiri ke akun sosmed kita. Karena itu, sebaiknya kita tidak memasukkan data diri terlalu lengkap ke akun media sosial kita. Terlihat sangat sepele, namun bisa berakibat fatal. Tapi, media sosial gak selalu memuat konten-konten negatif, masih banyak juga kok konten positif yang bisa kita dapat dari sosmed, seperti bertemu orang-orang baru, kenalan baru, teman lama, mungkin bisa juga dapet pacar baru. (ehh -_-).

Baca Juga  10 Negara Dengan Internet Tercepat di Dunia

Jadi, semua kembali kepada diri kita sendiri, Internet atau sosial media adalah ruang publik dimana semua orang bisa lihat semua aktifitas yang kita unggah. Kita bisa bebas berkreasi sesuka hati, tapi gue ingetin lagi ke pembaca semua, bersikap bijaklah dalam berinternet, dan batasi informasi pribadi yang ente cantumkan. Selamat berinternet ria!.

Tags: #Tips Internet

Leave a reply "Perlukah Melengkapi Data Pribadi di Internet?"

Author: 
author
Just an Indonesian blogger and he will rule the world!